<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>
kartun

Prihatin, Kriminalisasi Hasil Karya Jurnalis

Pasal 310 dalam KUHP tentang pencemaran nama baik memang “efektif” untuk dipergunakan semau dan ditafsirkan apa saja.  Penyerangan nama baik diterjemahkan secara bebas tanpa ada batasan pasti, itu yang terjadi pada crew Baca Selangkapnya »

Pasific

Pasific Hariring (Paha), Tempat Karaoke Baru Bertarif Ratusan Ribu Perjam

Kota, Korsum Diawali dengan berbagai acara lomba, festival dan pasinggiri kesenian sunda yang diadakan di gedung Pasific lantai dasar, mulai 15 – 22 April 2012 lalu, hal itu akan menjadi momentum pembukaan Baca Selangkapnya »

sd

Didepan Mata SD TEGALKALONG II DIBIARKAN RUSAK

Kota, Korsum Rasanya aneh, SD Tegalkalong II Kecamatan Sumedang Utara, hingga kini masih tetap dibiarkan rusak, padahal SD tersebut terletak depan mata bersebelahan dengan kantor Dinas Pendidikan Sumedang yang tentunya dapat terlihat Baca Selangkapnya »

Raskes

Raskes Terkena Tumor Ganas Berat di Ongkos Untuk Berobat

Tanjungkerta, Korsum Raskes (7), anak kedua dari Jubaedah (35) yang sudah lama menjanda ini, terpaksa harus menanggung derita akibat penyakit yang dideritanya berupa penyakit tumor ganas di dada sebelah kirinya yang tak Baca Selangkapnya »

Category Archives: HEADLINE

Penerima Rapel Sertifikasi “Dipajak” UPTD Rp 84 Juta Terkumpul

Sumut, Korsum

Tak ada yang salah dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa sertifikasi guru menjadi lahan korupsi. Kenyataannya, dari awal pengajuan sampai lulus penuh dengan pungutan yang tidak jelas, seperti yang diberitakan Korsum beberapa waktu yang lalu. Lebih parah lagi, setelah para guru yang lulus sertifikasi mendapatkan rapel uang sertifikasi-nya, dipajak pula oleh pihak UPTD, seperti yang terjadi baru-baru ini di wilayah UPTD Pendidikan Sumedang Utara.

Banprov 2008 Jilid 2 Penerima Yang Tidak Jelas Penggunaannya

Sumedang, Korsum

Isu penyalahgunaan bantuan sosial dari provinsi tahun 2008 kembali mencuat, dari penelusuran Korsum dari tanggal 15 hingga 21 Agustus kembali menemukan tidak kurang sepuluh penerima yang tidak jelas penggunaannya.

Hampir semua penerima terkait dengan beberapa elit di Pemkab, modusnya rata-rata tidak jelas alamat dan penggunaannya. Seperti bantuan sosial Provinsi Jawa Barat untuk Pembelian laboratorium Bahasa untuk SMA/SMK di kabupaten Sumedang sebesar Rp.900 juta bagi 9 SMA/SMK, ternyata tidak kurang dari 3 SMA/SMK membantah menerima bantuan tersebut. Seperti SMA Al Ma’Mun membantah menerima bantuan computer dari Pos bantuan tersebut, komputer yang ada dibeli sebelum ada bantuan itu. “Mungkin uang tersebut diberikan kepada Yayasan” ujar sumber Korsum. Sedang di kecamatan Conggeang yang juga disebut-sebut menerima bantuan, baik SMA Conggeang maupun SMK Fadli hanya menggelengkan kepala, menyatakan tidak menerima. SMA 2 Cimalaka, Wakasek Nana Rusmana, mengatakan tidak tahu menahu tentang Banprov 2008, “teu terang duka, da pa kepala mah tara nyarios perkawis bantosan” Kata Nana melalui pesan singkatnya. Namun beberapa hari berselang, Jumat (21/8), Wakasek memberi keterangan tambahan bahwa memang ada bantuan tersebut namun pihak sekolah merasa tidak puas, kualitas barang tidak sesuai dengan harga. SMK 1 Sumedang juga tidak merasa menerima bantuan, kerena tahun sebelumnya menerima Block grand dari Pemerintah pusat. Ke Sembilan penerima SMA/SMK tersebut menerima dalam bentuk barang.

Banprov Rp 75 Juta Bagi FPMK Perlu Diungkap Penerapannya

Sumsel, Korsum

Delapan bulan yang lalu, terkucur dana sebesar Rp 75 Juta kepada sebuah lembaga swadaya masyarakat bernama Forum Pemerhati Masigit Kareumbi (FPMK) yang beralamat di Jl. Karapyak No. 14 Sumedang. Forum ini peduli terhadap lingkungan hutan, termasuk di dalamnya para peladang dan kaum tani hutan, khususnya di wilayah Hutan Kareumbi, mulai dari Kelurahan Pasanggrahan Baru hingga Desa Citengah.

Turunkan Bupati dan Wakil Bupati

DemoDPRD, Korsum

Gelombang aksi massa kembali terjadi di Kabupaten Sumedang, aksi unjuk rasa yang kesekian kalinya dalam hitungan hari ini diikuti oleh sekitar dua puluh orang terdiri dari beberapa elemen masyarakat diantaranya FPI, KAMMI, dan masyarakat Tampomas yang tergabung dalam Gerakan Aji Putih (GAP), mereka mendatangi gedung DPRD dan meminta para anggota dewan yang baru menandatangani kontrak politik. Tuntutan mereka selain tentang Korupsi, SOTK dan Gunung Tampomas, kini lebih mengarah pada Mosi Tidak percaya terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang.

Peringatan HUT RI 64 di Kabupaten Sumedang

HL HUT RISumedang, Korsum

Tidak seperti biasanya Kabupaten Sumedang dalam menyambut detik-detik proklamasi kemerdekaan RI pada tahun-tahun sebelumnya selalu dimeriahkan dengan pawai pembangunan tapi kali ini peringatan hari bersejarah tersebut dilaksanakan cukup sederhana dengan hanya menggelar upacara bendera dan devile, namun kendati demikian pelaksanaan peringatan tersebut diikuti oleh peserta dengan hidmat.

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv