Kepedulian yang semu ditunjukan oleh para pejabat untuk “membiarkan” sukwan siluman adalah sikap keliru. Tanpa berpikir terhadap pelanggaran hukum dan efesiensi anggaran. Reformasi birokrasi hanya dipahami remunerasi, sedang reformasi birokrasi lainnya seperti bagaimana birokrasi beorientasi kepada kinerja, birokrasi sebagai pamong, birokrasi sebagai pelayan publik hilang tertelan oleh isu remunerasi.
Category Archives: DARI REDAKSI
Sukwan Siluman Soal Komitmen Pejabat
Sumedang Yang Menua (usang)
Angka 434 tahun, tentu saja bukan waktu yang sebentar, dengan waktu tersebut, Inggris atau lebih muda sedikit Amerika dan beberapa negara eropa membangun negerinya. Mereka membentuk peradabannya sendiri, dan anda bisa lihat bagaimana waktu adalah soal pembuktian, mampukah kita berubah menjadi lebih baik? Negara-negara tersebut berhasil maju hingga bisa kita lihat hingga kini.
Prihatin, Kriminalisasi Hasil Karya Jurnalis
Pasal 310 dalam KUHP tentang pencemaran nama baik memang “efektif” untuk dipergunakan semau dan ditafsirkan apa saja. Penyerangan nama baik diterjemahkan secara bebas tanpa ada batasan pasti, itu yang terjadi pada crew salah satu koran lokal “sumedang ekspres” yang dipaksa digiring ke Polres untuk di BAP dengan tuduhan penyerangan nama baik terhadap lembaga.
Miris, Musrenbangkab Tanpa Kepala Daerah
Melihat tingkat kehadiran pejabat dalam Musrenbang kabupaten tahun 2012, yang mengagendakan pembangunan tahun 2013 dalam APBD 2013 yang merupakan tahun terakhir pembangunan direncanakan oleh Bupati Don Murdono dengan Taufik Gun awansyah sungguh miris, ketidakhadiran mereka berdua dalam event tersebut menandakan tidak pahamnya mereka betapa urgent nya Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2013.
Kado Mabes Untuk Sumedang
Mungkin baru kali ini, Mabes Polri turun full tim ke Sumedang, mengubrak abrik kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset daerah, tidak hanya itu, pusat kantor pemerintahan Sumedang pun di geledah. Luarbiasa, shock terapi yang penting dan perlu dilakukan. Kunjungan yang membanggakan ini tentu saja terkait kasus, tidak tanggung-tanggung mark up harga pengadaan tanah pasar hewan, yang sudah menetapkan tersangka, kabid Asset, Usep. Melihat keseriusan Mabes, besar kemungkinan beberapa nama akan mengusul jadi tersangka, isunya beberapa anggota dewan terlibat. Kita tunggu saja.
















Jakarta Time