<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Dugaan Penggelapan Di PDAM Tirta Medal Sumedang Polres Sumedang Lakukan Gelar Perkara

Kota, Korsum

                Tak perlu menunggu lama dalam menyikapi laporan atas dugaan penggelapan dana di PDAM Tirta Medal Sumedang, pada Kamis(14/3), lalu, Polres Sumedang langsung melakukan gelar perkara di Mapolres terkait laporan dugaan tersebut. Pernyataan tersebut ditegaskan Kapolres melalui Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Suparma pada sore harinya,” Laporan dari saudara Yudi Pagar Alam, yang juga karyawan Kacab. Paseh PDAM Tirta Medal Sumedang telah kita telaah. Dan kemudian kita akan melakukan penyelidikan terhadap perkara yang dilaporkan tersebut, dengan memanggil orang-orang yang terkait disini”,kata Suparma.

                Sedangkan Yudi yang sempat diwawancara Korsum, sore itu juga mengatakan,”  Benar saya melaporkan beberapa kasus dugaan penggelapan di PDAM Tirta Medal Sumedang terkait juga laporan ibu Kustini yang dipecat karena dianggap membocorkan RC, serta kasus mutasi terhadap saya yang saya anggap tidak sesuai aturan yang ada, dengan memutasi saya tanpa ada persetujuan dari Badan Pengawas. Laporan saya resmi ke Kapolres tembusan ke Kapolda Jawa Barat,”kata Yudi berapi-api. Bahkan Yudi juga membenarkan jika PDAM ternyata memiliki dua rekening alias rekening ganda di Bank BJB.

                Menurutnya ada beberapa kejanggalan yang jelas, seperti laba yang harus disetor karena penyertaan modal dari pemda yang tidak pernah dilakukan. Karena bentuknya penyertaan modal maka seharusnya laporan dipublish di media masa, sesuai Perbup Sumedang Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Medal Kab. Sumedang Pasal 8 ayat 5:”Direktur menyebarluaskan laporan tahunan melalui media massa paling lambat 15 (lima belas) hari setelah disahkan oleh Bupati, hal ini tidak pernah dilakukan, padahal penyertaan modal sudah dilakukan sejak 2011. Dari semua itu, masih ada yang paling urgent yakni mengenai penggunaan atau pemakaian uang penyertaan modal yang dianggap menyalahi aturan. Uang penyertaan modal dari Pemkab. Sumedang yang ditransfer pada 14 Juli 2011, diduga diambil dan digunakan untuk operasional biasa. Seharusnya uang penyertaan modal itu, harus digunakan secara proyektif, serta mampu menjadikan tambahan asset melalui kegiatan yang produktif. Adapun operasional cukup memakai uang yang perputaran dari pemasukan kas PDAM sendiri.

Senada disampaikan oleh Atang Setiawan, Ketua Banggar DPRD Kab. Sumedang melalui telepon selularnya pada,Jum’at(15/3), mengatakan,” Penyertaan modal, progress jelas diatur oleh Perda. Jika realisasi diluar implementasinya harus bisa dipertanggungjawabkan, apalagi jika ada penyimpangan. Harus berdasarkan perencanaan proyektif. PDAM selama ini belum pernah berkontribusi ke Pemda, alasan masih rugi dan sebagainya,”ucapnya.

Kasus Kustini

                Sementara pada Kamis(14/3),lalu, di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jalan Diponegoro Nomer 34 Bandung, siang itu sidang tertutup lanjutan antara penggugat yakni Kustini, mantan karyawan PDAM Tirta Medal Sumedang yang diberhentikan secara tidak hormat pada November 2012 oleh atasannya, dengan tergugat Ai Warsih, Direktur PDAM Tirta Medal Sumedang kembali berlangsung.

                Hakim Ketua, Fari Rustandi,SH didampingi Humas Hakim Heri seusai sidang  membenarkan bahwa,” Tahap persidangan masih perbaikan, persiapan pemeriksaan, jadi belum sampai sidang terbuka. Kedua belah pihak hadir, dan pada kesempatan tadi majelis hakim menyarankan perdamaian di luar persidangan,”katanya. Heri menambahkan, bahwa di PTUN tidak mengenal damai, artinya tidak mewajibkan untuk damai karena di PTUN tidak ada mediasi. Perkara akan jalan terus, bila tidak ada damai dikedua belah pihak. Dikarenakan secara formal belum lengkap dan masih berupa memberi saran dan masukan ke penggugat, minggu depan akan dijadwalkan lagi. Substansi belum menyentuh ke persoalan, nanti baru minggu depannya sidang terbuka. Adapun yang digugat berupa SK Dirut PDAM Tirta Medal No. 888/F-51/PDAM-2012. Tertanggal 28 November 2012, untuk dilakukan pembatalan atas keputusan Direktur itu. [Liman]

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv