<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Dugaan Korupsi Jatigede Camat Jatinangor Kembali Diperiksa Kejaksaan

Kota, Korsum

Camat Jatinangor, Nandang Suparman, pada Jumat (20/1), kembali menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri Sumedang, terkait  dugaan korupsi proyek Waduk Jatigede. Camat, yang datang seorang diri ke kantor Kejaksaan itu, memberikan kesaksiannya tentang pembayaran ganti rugi lahan di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, tahun 2008 lalu, yang saat itu ia masih menjabat sebagai Camat Jatigede, sekaligus anggota Panitia Pengadaan Tanah (P2T).

“Camat Nandang, menjalani pemeriksaan yang kedua kalinya sebagai saksi, pasca dinaikkan status dalam kasus tersebut, dari Penyelidikan (Lid) ke Penyidikan (Dik),” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Yopi Rulianda, SH, saat ditanya Korsum di ruang kerjanya, Jumat Kemarin (20/1), Katanya.

Sebelumnya, lanjut Yopi, pihaknya juga telah memanggil Ketua P2T, yang juga Sekda Kabupaten Sumedang, Atje Arifin Abdullah, dengan status yang sama, yakni sebagai saksi, termasuk juga salah seorang anggota P2T, Sunaryo, guna memberi  kesaksian adanya pembayaran ganti rugi lahan, di Desa Mekarasih, pada tahun 2008 lalu, yang diduga sarat dengan penyelewengan.

Ditempat yang sama, camat Nandang, usai pemeriksaan mengatakan, pemanggilan terhadap dirinya itu, hanya sebagai saksi, karena waktu itu ia menjabat sebagai Camat Jatigede, dan juga anggota P2T, “yang menjadi bidikan Kejaksaan itu, karena adanya indikasi tindakan melawan hukum atau korupsi dalam ganti rugi lahan di Desa Mekarasih. Saya sampaikan keterangan kepada Kejaksaan, apa yang saya ketahui waktu itu, “ jelas Nandang.

“Pembayaran ganti rugi lahan pada tahun 2008 lalu, berada di 4 desa, yakni Desa Kadujaya, Ciranggem, Cijengjing dan Desa Mekarasih. Waktu itu saya jadi camatnya, saya sudah mewanti wanti kepada semua pihak, sebab proyek ini adalah proyek Negara, sehingga harus steril tidak boleh ada kongkalingkong, yang ingin mencoba  mencari keuntungan demi memperkaya diri sendiri, “ tuturnya.

Sebelumnya Surrys Laksana Putra, Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Pertanahan Kabupaten Sumedang, yang waktu itu menjabat Sekretaris P2T, telah memenuhi panggilan kejaksaan, seperti diberitakan Korsum pada edisi lalu. Menurut Surrys waktu itu, banyak ditemukan kuitansi fiktif, dirinya juga tidak tahu, jika di lapangan ada penyimpangan dan penyelewengan. “Memang mekanisme serta sistem saja, yang membuat seperti ini, saya ikuti saja, “ katanya waktu itu.**[yf saefudin]

Be Sociable, Share!

2 Responses to Dugaan Korupsi Jatigede Camat Jatinangor Kembali Diperiksa Kejaksaan

  1. dadi mardiansyah says:

    Sumedang sarang KORUPTOR !!!

  2. Viva says:

    aah gesu teu baleg da camat (calon mati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv