<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Tolak Geothermal Camat Buahdua Didemo Ratusan Warga

Buahdua, Korsum

Sedikitnya, 700 warga pada Senin lalu (31/10) mendatangi kantor Kecamatan Buahdua, mereka menggelar aksi masa sambil berorasi menolak rencana pembangunan Geothermal PLT Panas Bumi. Aksi tersebut dipicu oleh sikap  camat  dinilai tidak pro  masyarakat, malah justru sebaliknya, camat lebih memihak kepada pengusaha.

Aksi masa itu sempat memanas, akibat diwarnai sorakan dan cemoohan kepada camat, bahkan terlontar tuntutan agar camat mundur dari jabatannya, jika camat tidak bisa menerima aspirasi warga itu, “hingga kini, bencana lumpur Lapindo tidak dapat tertanggulangi, sehingga bencana itu takut terjadi di tempat kami akibat dampak adanya pengeboran di kaki gunung Tampomas, untuk Pembangkit Listrik Panas Bumi itu, “kata warga pendemo.

Dalam orasinya, warga menuduh camat, bahwa sudah mengeluarkan pernyataan di media massa, yang menyinggung perasaan warga. Dalam pernyataan itu,  disebutkan camat telah mengklaim yang tidak setuju atas proyek tersebut,  hanya segelintir orang saja. Sehingga warga pendemo itu marah, dan menuntut agar camat  mencabut kembali pernyataan itu, sekaligus minta maaf kepada warga melalui media massa, “PAD memang butuh, namun jangan masyarakat yang dikorbankan, dan kami sekarang tunjukkan bahwa yang menolak proyek itu, ratusan warga, bukan hanya segelintir orang saja, “teriak Nani kordinator aksi masa itu.

Ditengah ratusan warga pendemo, Camat Buahdua H. Engkan Koswara, tampak sewot, ia menjawab setengah emosi, dengan suara keras camat menantang,  “jika tidak menghendaki kepemimpinan saya, silahkan laporkan saja ke Bupati, sebab, yang mengangkat saya adalah Bupati, “ujar camat seraya berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke tingkat atas, bahkan katanya,  ia akan berada di belakang masyarakat.

Namun camat membantah atas tuduhan telah mengeluarkan pernyataan yang telah menyinggung perasaan warga, bahkan camat meminta sumber atas laporan itu,  “Jika memang camat ini  dianggap sudah menyinggung perasaan masyarakat atas pernyataan itu, maka dengan ini kami nyatakan minta maaf, “tutur Engkan kepada warga pendemo itu.

Rencana Proyek Terkesan Ditutupi

Sebelumnya Tyo Sadewo, warga Cilangkap Buahdua yang kini tinggal di Rancapurut, dalam suratnya yang disampaikan ke DPRD Sumedang beberapa waktu lalu, ia menyebutkan tidak terbukanya pengambilan kebijaksanaan, dalam hal ini desa, kecamatan hingga kabupaten yang terkesan menutupi sasalimpetan mengenai dampak lingkungan yang akan diterima warga  akibat adanya mega proyek tersebut, katanya.

Hal tersebut lanjutnya, pemicu terjadinya gejolak  dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah, ditambah  belakangan ini,  tersiar kabar bahwa pihak desa sudah menerima pemberitahuan tentang adanya rencana pengeboran (Drilling), bahkan dari sejak tahun 2009, rencana proyek itu seolah olah ditutupi,  hingga tahun 2011 ini  pihak pemenang tender (PT. Wika Jabar Power) telah melakukan pengukuran jalan dan tanah untuk proyek itu, tanpa ada sosialisasi pada masyarakat sebelumnya.

Gunung Tampomas kini sudah rusak dengan banyaknya tambang galian pasir dan batu, penebangan liar yang semakin merajalela, sehingga warga sudah merasakan dampaknya yakni debet air tiap tahun semakin menurun dan banjir saat musin hujan, bahkan ekosisten gunung sudah mulai terganggu. Namun hal itu, akan lebih diperparah lagi dengan adanya Geothermal PLT Panas Bumi, maka ancaman semburan lumpur seperti  bencana Lapindo,  dimungkinkan akan terjadi di kaki gunung Tampomas, tuturnya.

Gunung Tampomas lanjutnya, berdiri sebagai penyedia jasa lingkungan yang berfungsi penyerap air ketika musim hujan sekaligus penyedia air ketika dimusim kemarau, pengendali erosi, penambat Karbon dan Oksigen. Sementara gunung itu adalah sebuah titipan hingga ke anak cucu, maka ekosistemnya harus terjaga dengan baik, bahkan prasasti alam yang menyimpan sejarah tentang rasa cinta kasihnya Pangeran Sumedang Larang kepada rakyatnya untuk menidurkan gunung Tampomas sehingga tidak aktif.**[yf | indang]   

Share and Enjoy:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks

4 Responses to Tolak Geothermal Camat Buahdua Didemo Ratusan Warga

  1. asepttg says:

    wah camat buahdua sepertinya tidak paham mengelola masyarakat nih…parah nih camat kayak gini..

  2. dan says:

    Camat yang tidak memihak rakyat….. harus mundur……Masyarakat Buah Dua…. kami dari Narimbang…mendukungmu.

  3. jawara says:

    aing ngadukung warga anu nolak mikir pikir jeung didir heula lamun muruskeun kaputusan nyangkut hal layak ramai mundur dalah loangkah bijak

  4. Taufik Supriatna says:

    AWAS BAHAYA LATEN KOMUNIS !!!!!!
    ADA BANYAK PREMAN DAN MAFIA DISEKELILING GUNUNG TAMPOMAS !!!!!
    JANGAN COBA-COBA MELAWAN KEDAULATAN N.K.R.I !!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv