<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Warga Pertanyakan Ijin Pembangunan Perumahan Cibeusi

Jatinangor, Korsum

Ijin pembangunan Perumahan di Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor, hingga kini masih dipertanyakan warga, pasalnya, dalam kegiatan proses pembangunan perumahan tersebut, warga sekitar yang kena dampak langsung proyek itu, mengaku tidak pernah merasa dimintai ijin oleh perusahaan pengembang itu, sehingga legal aspek perusahaan itu, kini dipertanyakan.

Seperti diungkapkan Cucu, salah seorang warga Dusun Situbau Desa Cibeusi, kepada Korsum dirinya mengaku tidak pernah dimintai ijin oleh perusahaan pengembang itu, padahal tempat tinggalnya terletak diperbatasan dengan lokasi pembangunan perumahaan itu yang kini sedang proses perataan tanah  dengan menggunakan alat berat, katanya.

“Alat berat itu mengeluarkan getaran yang disertai suara bising di Telinga, disamping itu debu kotor tertiup angin menyesakkan napas. Itulah dampak dari kegiatan perusahaan itu yang kini kami sedang rasakan, namun hingga saat ini pihak perusahaan itu, tidak pernah meminta ijin dari warga sekitar. Padahal sebelum kegiatan itu dimulai, harus ada ijin tetangga dulu yang harus ditempuh, sebab jika  tidak ada ijin warga, ijin dari mana?,  “ tanyanya.

Ditempat terpidah Sekretaris Desa Cibeusi, Ruyani, yang didampingi Kades H. Dedi Junaedi saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (22/9) mengatakan, ijin perusahaan itu (HO) yakni PT. Kurnia Orija Abadi sudah keluar, namun jika ada yang masih komplen,  kemungkinan warga tersebut terlewat, “mungkin juga warga itu menuntut uang kebul, “ujar sekdes.

Pengusaha itu lanjutnya, sudah memberikan uang konpensasi kepada warga melalui pengurus lingkungan setempat (RT/RW) berdasarkan proposal ajuan mereka, “ waktu lalu beberapa warga dipanggil ke desa, hanya saja tidak undang secara keseluruhan, sebab luas kantor desa ini terbatas, sehingga yang diundang hanya tokoh masyarakat, Rt dan Rw. Dalam kumpulan itu untuk mensosalisasikan masalah konpensasi warga termasuk konpensasi uang kebul, “papar sekdes panjang lebar.

Lebih jauh dikatakan, pembangunan perumahan tersebut belum dimulai, sementara kegiatan yang sedang dikerjakan  yaitu proses perataan bagi lahan yang sudah dibebaskan dari tiga blok yang akan dibebaskan secara berangsur, dari target luas sekitar 5 hektar yakni Blok Cirangkong, Citulang dan Blok Situbau, “mungkin saja warga yang komlpen itu  lahannya belum dibebaskan, “ujarnya.

Camat Jatinangor Nandang Suparman ditemui di kantornya, tidak ada di tempat. Menurut keterangan salah seorang staf kecamatan bahwa camat sedang berada di Sumedang, “pak camat sedang  tiiak ada, lagi di Sumedang, “katanya singkat. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Camat terkait ijin Pembanguan perumahan tersebut.**[yf saefudin|abah]

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv