<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

HUT KORAN SUMEDANG KE-5

Tidak terasa Korsum menginjak ke-5 tahun usianya, tepatnya tanggal 14 April Korsum berdiri. Berawal dari kegelisahan akan media yang ‘benar-benar’ sebagai alat kontrol, Korsum berdiri. Landasan awal ini yang mendasari segelintir orang untuk menjadi pembeda ditengah-tengah media yang menurut subyetifitas kami tidak seimbang.

Soal keseimbangan berita, Korsum punya pendapat lain. Bila yang lain berfikir berita seimbang itu adalah harus memberitakan berita yang baik-baik saja, justru kami berfikir terbalik. Ketika banyak media membuat berita yang baik-baik saja, maka kita sudah tidak seimbang membuat berita, kita (media) sudah dzolim kepada pembaca yang berhak mendapatkan informasi yang benar dan jujur. Untuk itu media tegasnya adalah memberitakan sesuatu secara jujur dengan tidak menutup-nutupi sesuatu yang seharusnya terbuka. Bila itu dilakukan, jadilah media yang benar-benar independen, bukan atas pesanan dan bukan atas nama keseimbangan beritasehingga berita harus selalu baik.

Soal mainstream berita Korsum yang selalu mencari ‘masalah’ dengan menerbitkan berita-berita korupsi, berita tentang orang besar dan isu yang dianggap tabu, itu pun bukan tanpa sebab. Ijtihad kami adalah setiap memberitakan korupsi dan berhasil membuka hingga terang benderang, merupakan sumbangsih kami terhadap warga Sumedang dan pasti dicatat sebagai ibadah.

Soal ancaman bagi Korsum adalah makanan sehari-hari. Beberapa kali kami berurusan dengan pihak berwajib, diancam ormas hingga cacian adalah resiko. Prinsipnya Korsum punya visi dan tujuan yang jelas, sehingga selagi itu mengarah pada visi dan tujuan tersebut, tidak ada harapan Korsum untuk mundur, selagi layar terkembang pantang untuk diturunkan kembali.

Bila Korsum lahir tanpa pembeda, maka tidak perlu ada Korsum. Korsum lahir dengan pembeda, harus dirasakan antara ada dan ketika tidak ada Korsum. Bila nanti dirasakan ternyata tidak ada pembeda dengan adanya Korsum, baiknya berfikir untuk menutup Korsum. Itu komitmen kami.

Korsum lahir dan besar oleh warga Sumedang, bukan afiliasi dari pemodal kelas kakap yang menguasai beberapa media sekaligus. Korsum lahir tidak hanya untuk urusan profit semata, tetapi lebih dari itu. Ada idealisme, ada visi dan ada tujuan yang ingin kami capai. Keuntungan bagi kami tidak hanya soal profit, tapi ketika sudah melihat warga terang benderang membaca sebuah berita, termasuk soal korupsi para pejabat, maka kebahagiaan kami bertambah. Kebahagiaan bathin sungguh obat mujarab ketika kami harus terseok-seok mencari dana untuk mencetak.

Di hari ultah Korsum, kami hanya berharap semoga Korsum tetap konsisten, tentu saja kami tidak mungkin ada tanpa dukungan dari warga. Korsum dapat bertahan hingga 5 tahun bukanlah cerita mudah, ada kisah sedih, senyum, lelah, air mata hingga darah. Namun itulah Korsum.

Kami dari jajaran redaksi dan perusahaan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pembaca budiman.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv