Akibat Ledakan Bom Jatigede 8 Rumah Warga Rusak Berat
Jatigede, Korsum
Sedikitnya, 8 rumah milik warga rusak berat akibat diguncang ledakan bom yang berkekuatan cukup tinggi. Bom tersebut sengaja diledakan oleh pihak pelaksana pembanguan proyek Waduk Jatigede untuk menghancurkan sebuah bukit yang tidak jauh dari pemukiman warga.
Menurut keterangan Apun, Ketua RT 02, Dusun Cihideung Eretan, Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede, kepada Korsum, Rabu (3/2), di lokasi kejadian, tentang ke-8 rumah warga yang rusak akibat dampak dari guncangan bom tersebut, pihaknya sudah melapor ke aparat desa dan kecamatan. “Atas kejadian ini, pihak proyek harus bertanggung jawab. Bahkan, saya menuntut untuk perbaikan rumah yang rusak karena dampak dari ledakan bom tersebut,” ujar Apun.
“Kerusakan itu bukan karena bencana alam, namun akibat guncangan bom yang terlalu kuat, sehingga warga mengalami kerugian cukup besar karena harus memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan itu. Sementara, beberapa warga kondisi ekonominya kurang mampu,” paparnya.
Dikatakannya, meskipun kejadian tersebut sudah dilaporkan ke aparat terkait, namun hingga kini belum ada tanggapannya. “Beberapa waktu lalu, pihak desa dan kecamatan telah melihat dan mencatat semua warga yang kena musibah, tapi realisasinya dari pihak proyek sampai saat ini belum ada. Sehingga, saya berharap tuntutan warga itu agar cepat dipenuhi, karena kondisi rumah semakin memprihatinkan, apalagi pada musin hujan ini,” harapnya.
Darsiah, salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan, mengatakan bahwa ia sangat prihatin dengan kondisi rumahnya yang dibiarkan rusak parah. Sementara, untuk memperbaikinya ia mengaku tidak memiliki uang, karena harus mengeluarkan biaya cukup besar. Sedangkan, dari pihak proyek seolah-olah tidak mau bertanggung jawab.
Akibat guncangan bom itu, lanjut Darsiah, rumahnya kini rusak berat. Sedangkan, yang paling parah adalah keadaan tembok retak besar di sekeliling rumah, dan semua kaca pada pecah. Sementara, lantai (ubin) tidak hanya retak, tapi anjlok sedalam sekitar 10 cm, sehingga posisi rumah menjadi miring dan terancam ambruk. **[Iyef|Indang]












Jakarta Time
tolonglah.,,pryek ini jngan smpai merusak lebih ekosistem sktar.,,aplgi smpai mrgikan warga stemat