<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>
polling

Perolehan polling sementara calon bupati 2013-2018

Share Tweet Baca Selangkapnya »

edisi

Tahukah Anda, Sumedang Termiskin di Jabar?

Bila saja Pangeran Mekah, salah satu pendiri Sumedang yang paling fenomenal dan visioner, melihat kota sumedang saat ini, mungkin akan menitikkan air mata,  bahkan membuat gundah di alam sana.  Betapa tidak, beberapa Baca Selangkapnya »

Graphic1

Bersyukur Hidup Di Sumedang

Bersyukur hidup di sumedang.  Daerah sejuk dengan suhu ruang rata 26 derajat Celcius, dari 26 kecamatan dan 279 Desa dan kelurahan secara merata kaya dengan hasil alam, ngarai dan lembah membentang di Baca Selangkapnya »

Monthly Archives: March 2010

Dampak Mega Proyek 2013 Awal Kehancuran Sumedang

101_2421Sumedang, Korsum

Dipastikan, jika Kabupaten Sumedang berdiam diri dalam menghadapi tiga mega proyek yang ada, yaitu Bendungan Jatigede, Tol Cisumdawu, dan Bandara Kertajati, maka tahun 2013 mendatang, sebagaimana target selesainya ketiga mega proyek tersebut, menjadi awal kehancuran Sumedang. Hal itu dikatakan Edi Askhari, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa (9/3), pada saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Buahdua. Hal ini dikatakannya berulang kali di beberapa kecamatan lain.

Trotoar Sepanjang Jalan Protokol Amburadul

Kota, Korsum

Dulu, Sumedang pernah mendapatkan julukan Kota Buludru. Sebutan yang menunjukkan Sumedang sebagai kota yang bersih, asri, indah, sejuk, dan segar. Saat itu, pada kepemimpinan Bupati Sopian Iskandar, dari tingkat desa hingga perkotaan, kebersihan maupun kerapihan sangat diutamakan. Sepanjang trotoar wajib bersih dari PKL, bahkan Bupati saat itu sering turun melihat keberadaan kota.

DPRD Akan Rekomendasikan Selareuma Tetap Dilanjutkan

Kota, Korsum

DPRD Kabupaten Sumedang, khususnya gabungan Komisi A dan D, yang diberi tugas mengkaji dan membahas galian C Selareuma, akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang agar galian C Selareuma, yang dikelola CV Stone House, tetap dilanjutkan sampai habis kontrak tahun 2014.

Pansus Sukwan Mulai Digelindingkan

Kota, Korsum

Beberapa anggota DPRD Kabupaten Sumedang, kini sedang giat memprakarsai dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) yang mengkaji dan mendalami permasalahan sukwan di Kabupaten Sumedang. Dimotori Odah dari Fraksi PPP dan Zulkipli M. Ridwan dari Fraksi PDIP asal Partai Hanura, keduanya dari Komisi C, saat ini sedang menjajaki penggalangan dukungan dari anggota dewan lainnya.

Menurut Zulkipli, yang mendorong dibentuknya Pansus adalah, selain banyaknya keluhan dari sukwan lama secara perorangan maupun melaui forum, yang mengadukan nasib mereka, juga kini di beberapa SKPD banyak bermunculan sukwan baru yang ke depannya nanti akan melakukan hal yang sama (menuntut haknya, red.). “Padahal, kondisi APBD Sumedang saat ini sangatlah keteteran,” ungkapnya, (18/3), di ruang kerjanya.

Terulang Lagi Kesemrawutan Staffing SOTK

Kota, Korsum

Terulang lagi kesemrawutan staffing SOTK baru di birokrasi Sumedang. Oleh Karena itu, patut diragukan kinerja dari manajemen kepegawaian di Sumedang. Bagaimana tidak, di samping isu permainan uang dan kentalnya nuansa politik dalam staffing kali ini, beberapa kesalahan elementer pun kembali terulang.

Kesalahan telak yang terjadi adalah adanya penempatan dua pejabat dalam satu jabatan yang sama. Ini terjadi karena pejabat lama tidak dipindahkan, tetapi pejabat baru dikirim ke posisi tersebut. Sebut saja contohnya Sadikin, yang asalnya adalah Kepala UPTD TK/SD dan Pendidikan Non-formal Sumedang Utara, yang dirotasi menjadi Kepala UPTD Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, sementara Yusirman, sang pejabat lama pada dinas tersebut, tidak dipindahkan.

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv