<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Sejarah Baru PDIP Hampir (Pasti) Menang

Kota. Korsum

pdipPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hampir dipastikan menang, kemenangan PDIP merupakann sejarah baru bagi Kab. Sumedang, karena dalam sejarah berdirinya Kab. Sumedang dari tahun 1950-an PDIP belum pernah menempati perolehan suara pertama, bahkan sebelum orde reformasi PDIP hanya menempati urutan ketiga di bawah PPP dan Golkar.

Hampir di semua Kecamatan Partai Golkar turun suaranya, seperti yang terjadi di Daerah Pemilihan Sumedang I (DP 1) yang meliputi Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor, semula mendapat 27 ribuan suara pada tahun 2004, kini hanya memperoleh 12n ribuan suara, turun 15 ribuan. Penurunan juga terjadi di DP II (Rancakalong, pamulihan, sukasari, tanjungsari,red) semula 49,8 ribu walau baru 2 kecamatan yang masuk (Sukasari dan Pamulihan) baru mendapat suara 16,6 ribuan, walaupun dengan asumsi perolehan suara Rancakalong sama seperti 2004, tetap tidak bisa menyamai perolehan suara tahun 2004. Sedang di DP III (Sumedang Utara, Sumedang Selatan dan Ganeas), pada Pemilu 2004 endapat 38,6 ribuan, sekarang baru memperoleh suara 17,16 ribuan suara, turun 21,5 ribuan. Penurunan sangat ektrim terjadi di Kec. Sumedang Utara yang semula mendapat suara 16 ribu, sekarang hanya mendapat suara 4 ribuan atau turun 12 ribuan.

Di DP IV (Situraja, Cisitu, Cisarua, Darmaraja, Wado, Cibugel) yang merupakan lumbung Golkar pada Pemilu 2004 yang memperoleh 43,5 ribu suara, kini hanya memperoleh 23 ribu suara atau turun 20 ribu suara. Sedang di DP V Partai Golkar hanya memperoleh suara 16,4 ribuan, berkurang 13,4 ribuan dibanding 2004 yang memperoleh 29,8 ribu. Pada tahun 2004 di DP IV Golkar memperoleh suara 29,8 ribu suara, turun 20 ribu suara dibanding perolehan tahun 2009 yang hanya 23,1 ribuan. Dan di DP VI, Golkar memperoleh suara 23,4 ribu suara turun 15,7 ribu suara dibandingkan dengan tahun 2004 yang memperoleh suara 39,1 ribu suara. Secara keseluruhan penurunan mencapai 35-45%.

Berbeda dengan Golkar, Justru PDIP memperoleh suara terbanyak di DP I dan DP II. Di DP I, PDIP memperoleh 12 ribu suara naik 1,7 ribu dibanding tahun 2004 (10.252 suara). DP II memperoleh 7,6 ribuan dibanding 2004 yang memperoleh 13,3 ribuan, walau baru dari 2 kecamatan yang masuk, kenaikan signifikan terjadi di Kec. Sukasari, semula 1.347 suara kini mendapat 3.333 suara. Sedang di DP III,IV, V dan VI PDIP perolehan suara PDIP turun karena tersebar ke Partai papan tengah.

Berbeda dengan Partai Golkar, PDIP justru mengalami kenaikan yang signifikan, kenaikan ini diperkirakan mencapai 30 hingga 40 %. Dengan kenaikan PDIP dan beberapa partai lainnya, dipastikan komposisi berubah. Golkar yang semula mendapat 18 Kursi hasil dari Pemilu 2004, kini diperkirakan hanya menempatkan wakilnya 10 kursi. Sedang PDIP yang hanya mempunyai kursi 9 Kursi, kini diperkirakan mendapat 13 kursi. Berbeda dengan 2004, PKB yang memperoleh 20 ribuan suara namun tidak mendapatkan suara, tetapi di tahun 2009 walau perhitungan belum final PKB mendapat suara 17 ribuan suara dan kemunkinan besar akan mendapatkan 1 kursi di DP III.

Walau issue politic uang cukup kencang menghantam PDIP, termasuk kasus politic uang Caleg PDIP Atang Setiawan yang sudah digadang-gadang akan menduduki sebagai Ketua Dewan mendatang justru kini sedang diusut kasusnya oleh pihak yang berwajib, suara PDIP sepertinya sulit tergoyahkan.

Dengan kenaikan PDIP dan Partai pendukung pemerintah lainnya. menurut pengamatan warga perolehan ini tidak akan berubah.** [Tim]

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: suv | Thanks to toyota suv, infiniti suv and lexus suv